Ku tulis bait ini dalam rangkaian malamku yang panjang
Ku ungkap getar ini dalam rindu yang tertahan…
Untukmu seorang ikhwan yang telah datang…
Aku bersama semua baktiku yang bersahaja
Bersama sepotong cinta yang tak akan sempurna
Bila kau tidak ada…
Untuk suamiku, lelaki yang tercinta
Izinkan bakti dan taatku melebur bersama senyummu..
Iznkan cinta dan kehormatanku terpatri kuat untuk menjaga kehormatanmu…
Untuk suamiku yang sedang berdakwah di jalanNya
Ketahuilah…
Bahwa aku wanita asing bagimu
Nanti terangkanlah apa – apa yang tidak kumengerti darimu
Terangkanlah apa-apa yang tidak tersukai darimu
Agar istri solehah menjadi mahkota mendampingimu…
Untuk suamiku yang tengah sibuk dalam kelelahanmu…
Ketahuilah bahwa aku selalu menunggumu..
Menunggu menjadi kendaraan yang nyaman buatmu..
Menjadi rumah yang lapang untukmu…
Menjadi penunjuk jalan yang lurus untukmu…
Menjadi penyejuk hatimu…
Dan Wahai engkau pengobat cintaku…
Bila nanti Allah rizkikan engkau untukku
Maka semoga aku juga menjadi rizki mulia untukmu…
Bersama menyempurnakan hati dalam Mahabah-Nya..
Menyemarakan dakwah dengan para Jundi – jundi Allah…
Aku bersama kesederhanaan yang terbalut takwamu…
Bersama menggapai perjuangan ini…
Yang karenamu Allah semakin sayang padaku…
Pada dakwahku…
(taken from http://ibnusyam.multiply.com dengan perubahan)